Asylum 2008 (I Want To Be A Gangster) Julien Courbey

Sinopsis: Asylum disebut I Want To Be A Gangster, bercerita tentang Jack dan cita-citanya menjadi gangster besar di ibukota yang ternyata tak mudah

Asylum 2008 adalah film bergenre thriller dari Prancis dengan tanggal rilis 15 April 2008 dengan durasi sekitar 1 jam 20 menit. Film ini dibintangi oleh pemeran utama Julien Courbey, Jean-Marie Lamour, Jacques Frantz. Asylum mengisahkan Jack, seorang preman yang masih muda, yang mencoba berbaur dengan sekelompok preman besar lalu mencoba mengakali mereka. Para gangster yang penuh emosi itu mengetahui hal itu dan mengikatnya ke pohon dengan rantai.

Asylum 2008 (I Want To Be A Gangster)

Bermain-main dengan para gengster berbahaya dan terkenal kejam, preman jalanan itu akhirnya diikat menggunakan rantai dan diikatkan ke pohon yang terletak jauh di dalam hutan, dan menjadikannya umpan bagi semua hewan pemangsa, pengembara dan menjadi terkutut dalam rasa dahaga dan kelaparan. Ini adalah penyiksaan sesungguhnya, dan menjadi bahan pertimbangan bagi calon preman yang mencoba bergabung dengan gangster paling jahat. 

Sayangnya film ini tampaknya sepi dengan komentar dan sementara itu rating yang diberi juga rendah, bagaimana film ini akan diketahui oleh orang-orang? Film ini adalah sebuah kisah mendebarkan yang agaknya berbeda dari rata-rata film Prancis pada zamannya. 

Sinopsis

Jack (diperankan oleh Julien Courbey) adalah penjahat kelas teri yang ingin naik kasta dari kelas bawah menuju kelas gangster kelas kakap. Permainannya malah salah arah setelah mencoba mengecoh para pemain besar. Di hutan, dia dalam kondisi dirantai dan dibiarkan mati tanpa apapun. Dia harus segera memutar otak untuk bertahan dari siksaan itu. 

Pemeran:

  • Julien Courbey sebagai Jack
  • Jean-Marie Lamour sebagai L'Homme
  • Jacques Frantz sebagai Le patron
  • Jean-Pierre Kalfon sebagai Le grand patron
  • Abel Jafri sebagai Le decontrace
  • Alexandre Pesle sebagai L'assistant

Sejak muda, Jack telah memendam impian untuk menjadi besar, mengidolakan gaya hidup glamor yang digambarkan dalam film gangster seperti filmnya Robert de Niro dan Al Pacino. Dia bahkan mendapati dirinya menggunakan kalimat pembuka Ray Liotta dalam karakter Henry untuk menggambarkan cita-citanya. Namun perjalanan Jack menuju puncak tidaklah mudah; itu penuh dengan manuver licik dan konsekuensi yang tidak terduga.

Langkah Jack untuk mendapatkan tempat di geng terbesar di ibu kota dengan menjual posisi bos yang lebih kecil menunjukkan ambisi dan pemikiran strategisnya. 

Namun, momen kemenangan Jack hanya berumur pendek karena ia dengan cepat menyerah pada keangkuhannya sendiri, melakukan kesalahan fatal yang mengancam untuk membatalkan semua yang telah ia usahakan. Usahanya untuk melarikan diri hanya menambah kesalahannya, menyiapkan panggung untuk kejadian yang dramatis.

Menyaksikan seseorang dirantai di pohon selama hampir satu jam mungkin bukan pengalaman menonton yang paling mendebarkan. Namun, film ini melampaui ekspektasi dan menyajikan narasi yang sangat mencekam.

Dari saat sang protagonis menemukan dirinya dirantai di pohon, sudah jelas bahwa peluangnya untuk bertahan hidup sangat kecil.

About the Author

charma adalah nama online blogger, sejak 2014 telah mengisi hari-hari dengan mengangkat informasi film dan novel, berhenti sejenak dan masih terus mencoba bertahan dengan cara lama di arena yang sangat besar ini. Terimakasih gaiss atas kunjungannya …

Post a Comment

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.