Sinopsis film Harbinger Down (2015)

Sinopsis: Harbinger Down menceritakan penelitian pencairan es di laut Bering yang mempengaruhi ekosistem menggunakan kapal hebat bernama Harbinger
Harbinger Down (2015). Film bioskop Harbinger, dengan sutradara Alec Gillis, masuk dalam kategori film horor, dengan garapan StudioADI, Dark DUNES. Dengan pemain film senior Lance Heriksen, mudah-mudahan aksi horor dan mengejutkan dalam drama menakutkan ini akan menghibur ruang nonton anda.



 

Harbinger adalah nama sebuah kapal, dan dalam cerita horor ini, kapal Harbinger adalah kapal canggih yang khusus digunakan sebagai kapal penangkap ikan. Kapal ini sudah sering digunakan untuk membantu berbagai penelitian karena Harbinger memiliki fasilitas dan ukuran yang ramping dan kokoh sehingga dapat bertahan untuk dibawa ke lautan Bering yang terkenal super dingin dengan bongkahan es sepanjang tahun.

Beberapa mahasiswa sedang mendapatkan tugas dari kampus mereka untuk melakukan penelitian terhadap pencairan es yang terus terjadi di berbagai wilayah di kutub selatan termasuk di wilayah sub tropis Uni Soviet (Russia saat ini)  dan laut di wilayah tersebut.

Tidak ada yang salah dengan sistem dan penelitian yang sedang mereka lakukan, namun sepertinya mereka tidak semestinya meneliti di tempat itu, para mahasiswa beserta awak kapal itu sedang berada di waktu dan tempat yang salah.

Sebuah pesawat ruang angkasa milik Uni SOviet pernah jatuh di daerah para peneliti itu berada, dan potongan serta serpihan pesawat lama kelamaan mereka temukan setelah menggali bongkahan es semakin dalam.

Masalahnya adalah, pesawat ruang angkasa Soviet itu bukan sekedar pesawat biasa, namun merupakan pengendali penelitian yang tidak diketahui, dan lokasi dinyatakan mengandung radiasi. Jarang ada makhluk yang akan bertahan dalam situasi itu, selain mengandung radioaktif, benda-benda tersebut juga berada dalam timbunan es yang membeku.

Semakin penasaran, para mahasiswa yang dipimpin oleh Graff (Lance Henriksen) terus berupaya mencari informasi, melenceng dari penelitian mereka yang pada akhirnya menemukan kru pesawat yang telah membeku.

Mereka kemudian mendapati bahwa pesawat itu telah berada di tempat itu setidaknya 30 tahun, dan kini mereka menemukannya, namun ada sesuatu yang ganjil yang tak mereka sadari. Sesuatu yang tercipta akibat radiasi selama puluhan tahun, berubah dan berbahaya, menjadi organisme yang menakutkan sekaligus menyeramkan telah dibawa oleh para peneliti itu ke ruang laboratorium mereka tanpa mereka sadari telah membawa malapetaka.

Sesuatu yang membuat mereka penasaran itu lalu diperiksa di lab, yang pada akhirnya justru mencoba melakukan pengujian terhadap organisme dengan percobaan mereka, dan organisme yang berubah menjadi makhluk mengerikan itu menyerang, dan setiap luka yang ditimbulkannya akan menyebabkan infeksi.

Mendapatkan pasokan udara bebas, makhluk itu justru dengan cepat berkembang dan membesar, membuat para kru dan mahasiswa itu berlarian semakin ketakutan, bahkan diantara mereka terjadi perkelahian dan saling aksi tembak karena saling menyalahkan.

Kapal yang hanya berukuran kecil itu mulai dikuasai oleh makhluk mengerikan itu, disaat yang sama, satu persatu kru kapal Harbinger mulai dibantai dengan sadis. Bagaimana kelanjutan film horor ini? Saksikan saja cerita selanjutnya di bioskop yang telah tayang pada 7 Agustus 2015 lalu di AS.

Ulasan:

Harbinger Down memberi penghormatan kepada fitur-fitur makhluk klasik sambil menawarkan sentuhan tersendiri pada genre tersebut. Film ini mengikuti sekelompok mahasiswa pascasarjana dan profesor mereka yang memulai ekspedisi penelitian di atas kapal pukat ikan di Laut Bering. Misi mereka: mempelajari dampak perubahan iklim terhadap populasi paus dengan menggunakan peralatan canggih.

Yang membedakan Harbinger Down adalah dedikasinya terhadap efek praktis dan desain makhluk, yang dipelopori oleh Alec Gillis, yang memiliki latar belakang efek khusus untuk banyak film Hollywood. Film ini dengan bangga mengadopsi teknik-teknik kuno, memanfaatkan animatronik dan prostetik untuk menghidupkan kreasi mengerikannya. Komitmen terhadap efek praktis ini memberikan kesan autentik dan nyata pada makhluk-makhluk tersebut, meningkatkan imersi film dan mengingatkan kembali ciri-ciri makhluk di masa lalu.

Para pemerannya, dipimpin oleh Lance Henriksen sebagai kapten beruban, memberikan penampilan solid yang menjadikan film ini berada di tengah-tengah unsur supernaturalnya. Karakter-karakternya cukup disempurnakan untuk membangkitkan empati dan ketegangan saat mereka berhadapan dengan makhluk-makhluk yang semakin mengerikan dan mengancam yang lahir dari kedalaman es.

Meskipun Harbinger Down unggul dalam desain makhluk dan efek praktisnya, sebagian pemirsa menganggap temponya tidak seimbang, terutama menjelang momen-momen film yang lebih intens. Plotnya, meskipun menarik bagi para penggemar makhluk horor, mengikuti lintasan yang agak dapat diprediksi yang mirip dengan film serupa dalam genre tersebut.

Secara keseluruhan, Harbinger Down adalah sebuah kemunduran nostalgia terhadap ciri-ciri makhluk di masa lalu, yang direvitalisasi oleh komitmennya terhadap efek praktis dan desain makhluk. Ini menawarkan momen ketegangan yang mendebarkan dan menampilkan seni efek praktis di zaman yang didominasi oleh CGI. Bagi penggemar horor jadul dan mereka yang mendambakan fitur makhluk dengan sentuhan nostalgia, Harbinger Down menghadirkan perjalanan dingin yang memuaskan ke kedalaman Laut Bering yang belum dipetakan.

About the Author

charma adalah nama online blogger, sejak 2014 telah mengisi hari-hari dengan mengangkat informasi film dan novel, berhenti sejenak dan masih terus mencoba bertahan dengan cara lama di arena yang sangat besar ini. Terimakasih gaiss atas kunjungannya …

Post a Comment

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.