Sinopsis STAX: Soulsville, U.S.A.: Lahirnya Musik Soul Bersama Label Rekaman Berpengaruh Dimasanya

Sinopsis: STAX Soulsville, U.S.A. menceritakan sekelompok orang beda ras yang berani membentuk sebuah ikatan dalam musik hingga berdirinya label

STAX: Soulsville, U.S.A. adalah sebuah serial film dokumenter musik 4 episode yang diproduksi oleh Jamila Wignot. Ini adalah menjadi sebuah visual dari sejarah label rekaman Stax yang pernah terkenal dan populer di masanya. Serial ini mulai tayang sejak 20 Mei 2024 di HBO.

STAX: Soulsville, U.S.A. - oleh flickr

STAX Records, sering disebut sebagai tempat lahirnya musik soul, memegang tempat penting dalam sejarah musik Amerika. Didirikan pada tahun 1957 oleh Jim Stewart dan saudara perempuannya Estelle Axton di Memphis, Tennessee, STAX menjadi pusat kekuatan musik soul, gospel, dan funk, menyaingi kesuksesan dan pengaruh Motown Records Detroit.

Empat episode terdiri dari:

  • Cause I Love You
  • Soul Man
  • Respect Yourself
  • Nothing Takes The Place of You

Pemeran:

  • Al Bell sebagai CMO
  • Jim Stewart sebagai Pendiri Stax
  • David Porter sebagai Musisi
  • Deanie Parker sebagai Publikasi Stax
  • Carla Thomas sebagai Artis
  • Rob Bowman sebagai Sejarawan
  • Steve Cropper sebagai musisi
  • Booker T. Jones
  • James Alexander sebagai Musisi
  • Sam Moore sebagai Artis

Awalnya bernama Satellite Records, label ini berganti nama menjadi STAX—kombinasi dari nama belakang pendirinya, Stewart dan Axton—pada tahun 1961. Perusahaan ini awalnya berfokus pada musik country dan pop tetapi beralih ke R&B, menemukan jalannya sendiri, yang pada akhirnya akan menentukan nama dan tujuan perusahaannya.

Studio rekaman STAX berlokasi di bekas bioskop yang telah diubah di 926 East McLemore Avenue di Memphis, sebuah area yang kemudian dikenal sebagai Soulsville, AS. Akustik unik dan suasana informal studio tersebut memupuk kreativitas dan kolaborasi, menghasilkan suara khas yang bercirikan energi mentahnya, alur yang dalam, dan penampilan vokal yang emosional.

Suara STAX, sering digambarkan sebagai suara yang kasar dan otentik, sangat kontras dengan produksi Motown yang dipoles oleh studio. Itu sangat dipengaruhi oleh gospel dan blues, menggabungkan bagian terompet yang menonjol, garis bass yang menggerakkan, dan vokal yang berapi-api. Suara ini menjadi identik dengan musik soul Selatan.

Sejumlah artis yang mendefinisikan suara STAX meliputi:

  • Otis Redding: Salah satu bintang terbesar STAX, terkenal dengan lagu hits seperti "Respect" dan "(Sittin' On) The Dock of the Bay."
  • Booker T. & the M.G.'s: Band house yang bermain di banyak rekaman STAX dan memiliki hits instrumental mereka sendiri seperti "Green Onions."
  • Isaac Hayes: Tokoh perintis yang aransemen inovatif dan suaranya yang dalam menghasilkan karya klasik seperti "Theme from Shaft".
  • Sam & Dave: Dikenal karena penampilan energik dan hits mereka seperti "Soul Man" dan "Hold On, I'm Comin'."
  • Carla Thomas: "Queen of Memphis Soul," terkenal dengan lagu-lagu seperti "Gee Whiz (Look at His Eyes)" dan duetnya dengan Otis Redding.
Sebutan Soulsville, U.S.A. mencerminkan kesesuaian budaya lingkungan di Memphis dan sekitarnya dan dampak label terhadap musik soul secara global. Daerah ini menjadi tempat berkumpulnya bakat dan inovasi, menarik musisi, penulis, dan produser yang berkontribusi pada suara dan etos khas label tersebut.

STAX menghadapi banyak tantangan, termasuk kesulitan keuangan dan kehilangan tragis Otis Redding dalam kecelakaan pesawat pada tahun 1967. Meskipun mengalami kemunduran, label ini terus menghasilkan musik yang berpengaruh sepanjang tahun 1970-an. Namun, STAX akhirnya menyatakan bangkrut pada tahun 1975, menandai berakhirnya sebuah era.

Warisan STAX Records bertahan melalui pengaruhnya yang besar terhadap musik. Pada tahun 2003, gedung STAX yang asli dibangun kembali untuk menampung Stax Museum of American Soul Music, Stax Music Academy, dan Soulsville Charter School, memastikan bahwa semangat STAX terus menginspirasi generasi mendatang.

About the Author

charma adalah nama online blogger, sejak 2014 telah mengisi hari-hari dengan mengangkat informasi film dan novel, berhenti sejenak dan masih terus mencoba bertahan dengan cara lama di arena yang sangat besar ini. Terimakasih gaiss atas kunjungannya …

Post a Comment

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.